Kebodohan mengikis kebenaran yang hakiki

Kebodohan mengikis kebenaran yang hakiki

Minggu, 30 Januari 2011

SMA tercinta - SMA terbenci (chexo on my mind)









Di dalam
#1 Semakin di ingat semakin ingin muntah,
Ketika mengingat hukuman, ketika mengingat tugas, ketika mengingat ujian, ketika mengingat nilai, ketika mengingat bla....bla...bla..

#2 Masuk pukul 07.00 WIB, membuat malas, terlalu pagi, terlalu cepat untuk meninggalkan rumah, hanya demi sebuah study di sekolah. Mending gurunya ada, kalo ga ada?? Nah loh.
Kalo siswa nya pada sakit, sekolah sepi
Kalo tugas ga di bawa, hati merasa risih..... kapan penderitaan berakhir???? Terasa lama siksaan ini.

#3 Lapang futsal, lapang basket, kantin, perpustakaan, lahan parkir, toilet, ruang guru, masjid, lab komputer, lab bahasa, dll. Jadi saksi bisu kekonyolan.

#4 Ulangan harian, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Sekolah, Ujin Praktek, Ujian Nasional, tiga tahun lamanya di gojlok, agar dalam tiap ujian dapat nilai maksimal, ketika males menghapal, ya NYONTEK... masalah selesai!!!!
Akhirat ?? urusan nanti

#5 Tak  terasa, predikat alumni pun di dapat, setelah kata LULUS tertera dalam ijazah, lega. Namun kembali bingung, mau ke mana setelah ini.

#6 Universitas atau Kerja atau Menganggur, pilihan sulit, untung ada BK yang siap menanmpung segala keluh kesah, walau solusi jarang di dapat. Setidaknya beban merasa terkurangi.


Di luar
#1 Perasaan kangen melonjak-lonjak, pada guru, pada rekan, pada ibu kantin, pada penjaga sekolah, yang entah kenapa tak ada alumni yang rindu kepada Kepal Sekolah

#2 Menantikan saat reunian, padahal baru itungan panen jagung lulus. Konyol, tapi fakta

#3 Teringat di marahi karena belum tugas, teringat di marahi karena kesiangan, teringat di marahi karena rambut panjang, teringat di marahi karena bolos, teringat di marahi karena nilai buruk.... Atau lebih tepatnya di nasihati ya??? Ah masa bodo, yg jelas rindu saat-sat seperti itu, kenangan manis. Terlalu manis untuk di lupakan

#4 Kini hanya bisa berharap dan mengenang masa-masa itu, lewat foto-foto, rekaman video, cerita-cerita, dan album kenangan yg super ga keren.

Almamater ku


Jangan sia-sia kan, waktu mu takkan terulang.
Bukan berarti hanya belajar tanpa main, bukan berarti main tanpa belajar. Kalian pun pasti paham.

Jangan sia-sia kan, waktu mu takkan terulang
Ucapkan kata-kata yang baik pada guru mu, berterima kasihlah. Guru yang sudah berkenan membuat hidup makin berwarna, membuat jiwa terlukis sedikit gambaran masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap komentar tidak mengandung SARA